PMCT Second Anniversary, Menggandeng SMSR & Dinas Pendidikan DIY

Astoetik masuk dalam Buku Terobosan Inovasi Indonesia oleh Kemenristek
August 18, 2015
Manajemen Astoetik mengadakan Evaluasi Tahunan 2016 dan Outbond di Pindul untuk Perbaikan Berkelanjutan dan Keakraban
January 5, 2017

PMCT Second Anniversary, Menggandeng SMSR & Dinas Pendidikan DIY

Putra Multi Cipta Teknikindo, adalah sebuah perusahaan swasta nasional yang diumurnya yang masih belia telah berhasil menjual kompor sebanyak 4.891 buah. Di ulang tahunnya yang ke dua ini, PT. PMC Teknikindo bekerjasama dengan SMK N 3 Kasihan atau yang sering disebut SMSR menyelenggarakan Lomba Membatik SD & SMP yang diikuti oleh 82 peserta dan Workshop Membatik Guru SD s/d SMA/K Se – DIY yang diikuti oleh 58 peserta dari masing – masing kabupaten / kota di DIY.

Acara ini berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 9 – 10 Januari 2016 yang bertempat di SMSR. Lomba ini memperebutkan thropy juara I, II, dan III serta sertifikat dari DIKPORA DIY. Dipilih Lomba Membatik karena batik adalah salah satu muatan bahan ajar yang wajib ada di dalam kurikulum, dan sebagai bentuk kecintaan dari Tema dari acara ini pun masih mengusung tema batik, yaitu “Meningkatkan Kualitas Batik sebagai Bahan Ajar yang Berkualitas”.
Pada acara ulang tahun PT. PMC Teknikindo, bukan hanya Lomba dan Workshop saja yang diselenggarakan, di puncak acara ditampilkan Batik Shadow yang merupakan salah satu performance unggulan dari Astoetik dan berkolaborasi dengan seniman batik dari ISI, yaitu Nurohmad, S.Sn, Wulansari dari UNY, beserta 2 orang penari ISI. Motif yang dibawakan pada pertunjukan kali ini menyesuaikan dengan Hari Ulang Tahun PT. PMCT.
Special Performance Batik Shadow Astoetik
Acara berlanjut dengan Talkshow bersama Direktur Utama PT. PMCT yaitu Nova Suparmanto, PPBI Sekar Jagad yaitu R.A. Yudi Aningtyas, IR., M.Si dan Dra. Djanjang Purwo Sedjati, M. Hum serta dari Kepala SMSR, yaitu Drs. Rakhmat Supriyono, M.Pd., yang membahas mengenai batik dari segi ekonomi bisnis, kebudayaan, dan pendidikan. “Batik bukan hanya sekedar teori belaka, tetapi menyatu dalam kehidupan kita sebagai manusia dari sejak lahir hingga usia tua”, ujar Kepala SMSR saat talkshow.

Pada inti acara, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, dan pembacaan do’a yang dipimpin secara khidmat oleh Ustadz Kurnia Pramujiharso dari Pesantren Masyarakat Jogja. Acara ditutup dengan penyerahan thropy dan hadiah lomba membatik yang diraih oleh  :
1.    Nilam Inditya P dari SMP N 1 Imogiri sebagai Juara Harapan IV,
2.    Eni Nuroeni Rahmawati dari SMP N 1 Imogiri sebagai Juara Harapan III,
3.    Umi Luthfiyyah dari SMP N 2 Kasihan sebagai Juara Harapan II,
4.    Roihana Ifa Kamalia dari SMP N 1 Imogiri sebagai Juara Harapan I,
5.    Julius Norman dari SMP Kanisius Wates sebagai Juara III,
6.    Aziizah Az – Zahra dari SMP N 1 Imogiri sebagai Juara II,
7.    Bintan Auliya Qurrata’ayun dari SMP N 1 Imogiri sebagai Juara I.
Selamat kepada para pemenang Lomba, semoga dapat menghasilkan karya yang lebih baik dan memiliki nilai jual yang tinggi, serta menjadi karya yang patut dipertimbangan di dunia luar. Mari berkarya, dan berinovasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *